• Rabu, 01 Agustus 2018


    3. Jenis VLAN


    Berdasarkan perbedaan pemberian membership VLAN terbagi menjadi lima,
    yaitu :
    a. Port based : Dengan melakukan konfigurasi pada port dan memasukkannya
    pada kelompok VLAN sendiri. Apabila port tersebut akan dihubungkan dengan
    beberapa VLAN maka port tersebut harus berubah fungsi menjadi port trunk
    (VTP).
    b. MAC based : Membership atau pengelompokan pada jenis ini didasarkan
    pada MAC Address. Tiap switch memiliki tabel MAC Address tiap komputer
    beserta kelompok VLAN tempat komputer itu berada.
    c. Protocol based : Karena VLAN bekerja pada layer 2 (OSI) maka penggunaan
    protokol (IP dan IP Extended) sebagai dasar VLAN dapat dilakukan.
    d. IP Subnet Address based : Selaij bekerja pada layer 2, VLAN dapat bekerja
    pada layer 3, sehingga alamat subnet dapat digunakan sebagai dasar VLAN.
    e. Authentication based : Device atau komputer bisa diletakkan secara otomatis
    di dalam jaringan VLAN yang didasarkan pada autentifikasi user atau
    komputer menggunakan protokol 802.1x.


    4. VLAN ID


    Untuk memberi identitas sebuah VLAN digunakan nomor identitas VLAN
    yang dinamakan VLAN ID. Digunakan untuk menandai VLAN yang terkait. Dua
    range VLAN ID adalah:


    a. Normal Range VLAN (1 – 1005). Digunakan untuk jaringan skala kecil dan
    menengah.
    1) Nomor ID 1002 s.d. 1005 dicadangkan untuk Token Ring dan FDDI VLAN.
    2) ID 1, 1002 – 1005 secara default sudah ada dan tidak dapat dihilangkan.
    733) Konfigurasi disimpan di dalam file database VLAN, yaitu vlan.dat. file ini
    disimpan dalam memori flash milkik switch.
    4) VLAN trunking protocol (VTP), yang membantu manajemen VLAN, hanya
    dapat bekerja pada normal range VLAN dan menyimpannya dalam file
    database VLAN.
    b. Extended Range VLANs (1006 – 4094)
    Memungkinkan para service provider untuk memperluas infrastrukturnya
    kepada konsumen yang lebih banyak. Dibutuhkan untuk perusahaan skala
    besar yang membutuhkan jumlah VLAN lebih dari normal.Memiliki fitur yang
    lebih sedikit dibandingakn VLAN normal range.
    1) Disimpan dalam NVRAM (file running configuration).
    2) VTP tidak bekerja di sini.
    5. Terminologi VLAN
    Berikut ini terminologi di dalam VLAN :


    a. VLAN Data


    VLAN Data adalah VLAN yang dikonfigurasi hanya untuk membawa
    data-data yang digunakan oleh user. Dipisahkan dengan lalu lintas data suara
    atau pun manajemen switch. Seringkali disebut dengan VLAN pengguna,
    User VLAN.


    b. VLAN Default


    Semua port switch pada awalnya menjadi anggota VLAN Default. VLAN
    Default untuk Switch Cisco adalah VLAN 1. VLAN 1 tidak dapat diberi nama
    dan tidak dapat dihapus.
    c. Native VLAN
    Native VLAN dikeluarkan untuk port trunking 802.1Q. port trunking
    802.1Q mendukung lalu lintas jaringan yang datang dari banyak VLAN
    (tagged traffic) sama baiknya dengan yang datang dari sebuah VLAN
    (untagged traffic). Port trunking 802.1Q menempatkan untagged traffic pada
    Native VLAN


    d. VLAN Manajemen


    VLAN
    Manajemen
    adalah
    VLAN
    yang
    dikonfigurasi
    untuk
    memanajemen switch. VLAN 1 akan bekerja sebagai Management VLAN jika
    kita tidak mendefinisikan VLAN khusus sebagai VLAN Manajemen. Kita dapat
    74memberi IP address dan subnet mask pada VLAN Manajemen, sehingga
    switch dapat dikelola melalui HTTP, Telnet, SSH, atau SNMP.


    e. VLAN Voice


    VLAN yang dapat mendukung Voice over IP (VoIP). VLAN yang
    dikhusukan untuk komunikasi data suara.


    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • PRINSIP KERJA DAN CONTOH KONFIGURASI VLAN

    7. Prinsip Kerja VLAN a. Filtering Database Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari: 1) Static Entries a) Static Filte...

    Copyright © - 子 供 TKJ

    子 供 TKJ - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan