- Home>
- JENIS VLAN
3. Jenis VLAN
Berdasarkan perbedaan pemberian membership VLAN terbagi menjadi
lima,
yaitu :
a. Port based : Dengan melakukan konfigurasi pada port dan
memasukkannya
pada kelompok VLAN sendiri. Apabila port tersebut akan dihubungkan
dengan
beberapa VLAN maka port tersebut harus berubah fungsi menjadi port
trunk
(VTP).
b. MAC based : Membership atau pengelompokan pada jenis ini
didasarkan
pada MAC Address. Tiap switch memiliki tabel MAC Address tiap
komputer
beserta kelompok VLAN tempat komputer itu berada.
c. Protocol based : Karena VLAN bekerja pada layer 2 (OSI) maka
penggunaan
protokol (IP dan IP Extended) sebagai dasar VLAN dapat dilakukan.
d. IP Subnet Address based : Selaij bekerja pada layer 2, VLAN
dapat bekerja
pada layer 3, sehingga alamat subnet dapat digunakan sebagai dasar
VLAN.
e. Authentication based : Device atau komputer bisa diletakkan
secara otomatis
di dalam jaringan VLAN yang didasarkan pada autentifikasi user
atau
komputer menggunakan protokol 802.1x.
4. VLAN ID
Untuk memberi identitas sebuah VLAN digunakan nomor identitas VLAN
yang dinamakan VLAN ID. Digunakan untuk menandai VLAN yang
terkait. Dua
range VLAN ID adalah:
a. Normal Range VLAN (1 – 1005). Digunakan untuk jaringan skala
kecil dan
menengah.
1) Nomor ID 1002 s.d. 1005 dicadangkan untuk Token Ring dan FDDI
VLAN.
2) ID 1, 1002 – 1005 secara default sudah ada dan tidak dapat
dihilangkan.
733) Konfigurasi disimpan di dalam file database VLAN, yaitu
vlan.dat. file ini
disimpan dalam memori flash milkik switch.
4) VLAN trunking protocol (VTP), yang membantu manajemen VLAN,
hanya
dapat bekerja pada normal range VLAN dan menyimpannya dalam file
database VLAN.
b. Extended Range VLANs (1006 – 4094)
Memungkinkan para service provider untuk memperluas
infrastrukturnya
kepada konsumen yang lebih banyak. Dibutuhkan untuk perusahaan
skala
besar yang membutuhkan jumlah VLAN lebih dari normal.Memiliki
fitur yang
lebih sedikit dibandingakn VLAN normal range.
1) Disimpan dalam NVRAM (file running configuration).
2) VTP tidak bekerja di sini.
5. Terminologi VLAN
Berikut ini terminologi di dalam VLAN :
a. VLAN Data
VLAN Data adalah VLAN yang dikonfigurasi hanya untuk membawa
data-data yang digunakan oleh user. Dipisahkan dengan lalu lintas
data suara
atau pun manajemen switch. Seringkali disebut dengan VLAN
pengguna,
User VLAN.
b. VLAN Default
Semua port switch pada awalnya menjadi anggota VLAN Default. VLAN
Default untuk Switch Cisco adalah VLAN 1. VLAN 1 tidak dapat
diberi nama
dan tidak dapat dihapus.
c. Native VLAN
Native VLAN dikeluarkan untuk port trunking 802.1Q. port trunking
802.1Q mendukung lalu lintas jaringan yang datang dari banyak VLAN
(tagged traffic) sama baiknya dengan yang datang dari sebuah VLAN
(untagged traffic). Port trunking 802.1Q menempatkan untagged
traffic pada
Native VLAN
d. VLAN Manajemen
VLAN
Manajemen
adalah
VLAN
yang
dikonfigurasi
untuk
memanajemen switch. VLAN 1 akan bekerja sebagai Management VLAN
jika
kita tidak mendefinisikan VLAN khusus sebagai VLAN Manajemen. Kita
dapat
74memberi IP address dan subnet mask pada VLAN Manajemen, sehingga
switch dapat dikelola melalui HTTP, Telnet, SSH, atau SNMP.
e. VLAN Voice
VLAN yang dapat mendukung Voice over IP (VoIP). VLAN yang
dikhusukan untuk komunikasi data suara.
PRINSIP KERJA DAN CONTOH KONFIGURASI VLAN
7. Prinsip Kerja VLAN a. Filtering Database Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari: 1) Static Entries a) Static Filte...