• PRINSIP KERJA DAN CONTOH KONFIGURASI VLAN

    0
    7. Prinsip Kerja VLAN


    a. Filtering Database
    Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari:


    1) Static Entries
    a) Static Filtering Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan
    dikirim atau dibuang atau juga di masukkan ke dalam dinamic entries


    b) Static Registration Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu
    akan dikirim ke suatu jaringan VLAN dan port yang bertanggung jawab
    untuk jaringan VLAN tersebut


    2) Dynamic Entries
    a) Dynamic Filtering Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu
    akan dikirim atau dibuang


    b) Group Registration Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data yang
    dikirim ke suatu group atau VLAN tertentu akan dikirim/diteruskan atau
    tidak.


    c) Dynamic Registration Entries: Menspesifikasikan port yang bertanggung
    jawab untuk suatu jaringan VLAN

    b. Tagging
    Saat sebuah data dikirimkan maka harus ada yang menyatakan Tujuan
    data tersebut (VLAN tujuan). Informasi ini diberikan dalam bentuk tag header,
    sehingga informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja (user tujuan),
    didalamnya berisi format MAC Address.

    Jenis dari tag header:
    751) Ethernet Frame Tag Header
    2) Token Ring and Fiber Distributed Data Interface (FDDI) tag header
    Networking

    8. Contoh Konfigurasi VLAN


    a. Static VLAN –port switch dikonfigurasi secara manual.
    SwUtama#config Terminal

    Enter configuration commands, one per line. End with CTRL/Z.
    Sw02(config)#VLAN 10
    Sw02(config-vlan)#nameVLAN_Mahasiswa
    Sw02(config-vlan)#exit
    Sw02(config)#Interface fastEthernet 0/2
    Sw02(config-if)#switchport mode access
    Sw02(config-if)#switchport access VLAN 10

    b. Dynamic VLAN

    Mode ini digunakan secara luas di jaringan skala besar. Keanggotaan port
    Dynamic VLAN dibuat dengan menggunakan server khusus yang disebut
    VLAN Membership Policy Server (VMPS). Dengan menggunakan VMPS, kita
    dapat menandai port switch dengan VLAN? secara dinamis berdasar pada
    MAC Address sumber yang terhubung dengan port.

    c. Voice VLAN – port dikonfigurasi dalam mode voice sehingga dapat
    mendukung IP phone yang terhubung.

    Sw02(config)#VLAN 120
    Sw02(config-vlan)#nameVLAN_Voice
    Sw02(config-vlan)#exit
    Sw02(config)#Interface fastEthernet 0/3
    Sw02(config-if)#switchport voice VLAN 120.
  • TERMOLOGI & TIPE KONEKSI VLAN

    0
    5. Terminologi VLAN

    Berikut ini terminologi di dalam VLAN :

     a. VLAN Data

    VLAN Data adalah VLAN yang dikonfigurasi hanya untuk membawa
    data-data yang digunakan oleh user. Dipisahkan dengan lalu lintas data suara
    atau pun manajemen switch. Seringkali disebut dengan VLAN pengguna,
    User VLAN.

    b. VLAN Default

    Semua port switch pada awalnya menjadi anggota VLAN Default. VLAN
    Default untuk Switch Cisco adalah VLAN 1. VLAN 1 tidak dapat diberi nama
    dan tidak dapat dihapus.

    c. Native VLAN

    Native VLAN dikeluarkan untuk port trunking 802.1Q. port trunking
    802.1Q mendukung lalu lintas jaringan yang datang dari banyak VLAN
    (tagged traffic) sama baiknya dengan yang datang dari sebuah VLAN
    (untagged traffic). Port trunking 802.1Q menempatkan untagged traffic pada
    Native VLAN.

    d. VLAN Manajemen

    VLAN
    Manajemen
    adalah
    VLAN
    yang
    dikonfigurasi
    untuk
    memanajemen switch. VLAN 1 akan bekerja sebagai Management VLAN jika
    kita tidak mendefinisikan VLAN khusus sebagai VLAN Manajemen. Kita dapat
    74memberi IP address dan subnet mask pada VLAN Manajemen, sehingga switch dapat dikelola melalui HTTP, Telnet, SSH, atau SNMP.

    e. VLAN Voice

    VLAN yang dapat mendukung Voice over IP (VoIP). VLAN yang
    dikhusukan untuk komunikasi data suara.

    6. Tipe Koneksi VLAN

    Tipe koneksi dari VLAN dapat di bagi menjadi 3 yaitu:
    a. Trunk Link
    b. Access Link
    c. Hibrid Link (Gabungan Trunk dengan Access)
  • JENIS VLAN

    0

    3. Jenis VLAN


    Berdasarkan perbedaan pemberian membership VLAN terbagi menjadi lima,
    yaitu :
    a. Port based : Dengan melakukan konfigurasi pada port dan memasukkannya
    pada kelompok VLAN sendiri. Apabila port tersebut akan dihubungkan dengan
    beberapa VLAN maka port tersebut harus berubah fungsi menjadi port trunk
    (VTP).
    b. MAC based : Membership atau pengelompokan pada jenis ini didasarkan
    pada MAC Address. Tiap switch memiliki tabel MAC Address tiap komputer
    beserta kelompok VLAN tempat komputer itu berada.
    c. Protocol based : Karena VLAN bekerja pada layer 2 (OSI) maka penggunaan
    protokol (IP dan IP Extended) sebagai dasar VLAN dapat dilakukan.
    d. IP Subnet Address based : Selaij bekerja pada layer 2, VLAN dapat bekerja
    pada layer 3, sehingga alamat subnet dapat digunakan sebagai dasar VLAN.
    e. Authentication based : Device atau komputer bisa diletakkan secara otomatis
    di dalam jaringan VLAN yang didasarkan pada autentifikasi user atau
    komputer menggunakan protokol 802.1x.


    4. VLAN ID


    Untuk memberi identitas sebuah VLAN digunakan nomor identitas VLAN
    yang dinamakan VLAN ID. Digunakan untuk menandai VLAN yang terkait. Dua
    range VLAN ID adalah:


    a. Normal Range VLAN (1 – 1005). Digunakan untuk jaringan skala kecil dan
    menengah.
    1) Nomor ID 1002 s.d. 1005 dicadangkan untuk Token Ring dan FDDI VLAN.
    2) ID 1, 1002 – 1005 secara default sudah ada dan tidak dapat dihilangkan.
    733) Konfigurasi disimpan di dalam file database VLAN, yaitu vlan.dat. file ini
    disimpan dalam memori flash milkik switch.
    4) VLAN trunking protocol (VTP), yang membantu manajemen VLAN, hanya
    dapat bekerja pada normal range VLAN dan menyimpannya dalam file
    database VLAN.
    b. Extended Range VLANs (1006 – 4094)
    Memungkinkan para service provider untuk memperluas infrastrukturnya
    kepada konsumen yang lebih banyak. Dibutuhkan untuk perusahaan skala
    besar yang membutuhkan jumlah VLAN lebih dari normal.Memiliki fitur yang
    lebih sedikit dibandingakn VLAN normal range.
    1) Disimpan dalam NVRAM (file running configuration).
    2) VTP tidak bekerja di sini.
    5. Terminologi VLAN
    Berikut ini terminologi di dalam VLAN :


    a. VLAN Data


    VLAN Data adalah VLAN yang dikonfigurasi hanya untuk membawa
    data-data yang digunakan oleh user. Dipisahkan dengan lalu lintas data suara
    atau pun manajemen switch. Seringkali disebut dengan VLAN pengguna,
    User VLAN.


    b. VLAN Default


    Semua port switch pada awalnya menjadi anggota VLAN Default. VLAN
    Default untuk Switch Cisco adalah VLAN 1. VLAN 1 tidak dapat diberi nama
    dan tidak dapat dihapus.
    c. Native VLAN
    Native VLAN dikeluarkan untuk port trunking 802.1Q. port trunking
    802.1Q mendukung lalu lintas jaringan yang datang dari banyak VLAN
    (tagged traffic) sama baiknya dengan yang datang dari sebuah VLAN
    (untagged traffic). Port trunking 802.1Q menempatkan untagged traffic pada
    Native VLAN


    d. VLAN Manajemen


    VLAN
    Manajemen
    adalah
    VLAN
    yang
    dikonfigurasi
    untuk
    memanajemen switch. VLAN 1 akan bekerja sebagai Management VLAN jika
    kita tidak mendefinisikan VLAN khusus sebagai VLAN Manajemen. Kita dapat
    74memberi IP address dan subnet mask pada VLAN Manajemen, sehingga
    switch dapat dikelola melalui HTTP, Telnet, SSH, atau SNMP.


    e. VLAN Voice


    VLAN yang dapat mendukung Voice over IP (VoIP). VLAN yang
    dikhusukan untuk komunikasi data suara.

  • PENGENALAN VLAN & KEUNTUNGAN VLAN

    0

    1. Pengenalan VLAN



    VLAN (Virtual Local Area Network) merupakan sekelompok perangkat
    pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak
    pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat
    tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut
    71berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan
    menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil
    jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan
    IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched
    yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap
    computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai
    dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port
    dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah
    dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.


    2. Keuntungan Menggunakan VLAN



    Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:
    a. Security : keamanan data dari setiap divisi dapat dibuat tersendiri, karena
    segmennya bisa dipisah secarfa logika. Lalu lintas data dibatasi segmennya.
    b. Cost reduction : penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya
    yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan
    uplink yang tersedia.
    c. Higher performance : pembagian jaringan layer 2 ke dalam beberapa
    kelompok broadcast domain yang lebih kecil, yang tentunya akan mengurangi
    lalu lintas packet yang tidak dibutuhkan dalam jaringan.
    d. Broadcast storm mitigation : pembagian jaringan ke dalam VLAN-VLAN akan
    mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan
    72broadcast storm. Hal ini terjadinya karena adanya pembatasan broadcast
    domain.
    e. Improved IT staff efficiency : VLAN memudahkan manajemen jaringan karena
    pengguna yang membutuhkan sumber daya yang dibutuhkan berbagi dalam
    segmen yang sama.
    f. Simpler project or application management : VLAN menggabungkan para
    pengguna jaringan dan peralatan jaringan untuk mendukung perusahaan dan
    menangani permasalahan kondisi geografis.
  • PRINSIP KERJA DAN CONTOH KONFIGURASI VLAN

    7. Prinsip Kerja VLAN a. Filtering Database Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari: 1) Static Entries a) Static Filte...

    Copyright © - 子 供 TKJ

    子 供 TKJ - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan